Siapa yang tidak kenal Dr. Sobirin di Kab. Pangandaran ini, sosoknya yang ramah dan visioner ini sangat akrab dengan masyarakat. 1 Oktober 1984 Sobirin mengawali karirnya di Kab. Pangandaran sebagai guru SD N III Cibanten kemudian Sobirin menjadi guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Parigi sejak 1 Juli 2013 dan menjadi pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Pangandaran.
18 Agustus 1963 kiranya menjadi spirit tersendiri baginya, spirit untuk mendidik secara langsung maupun tidak langsung, melalui tulisan.
Di tangannya 6 buku telah ia lahirkan, mulai tentang kesusatraan hingga tentang pariwisata dalam bahasa inggris. Selain itu pemikirannya tersebar dalam buku antologi penulis kondang lainnya.
Ia yang lahir dari keluarga yang sederhana, dengan latar belakang orang tua yang bekerja sebagai seorang buruh tani di kampung tidak membuat ia kecil hati, justru semua itu menjadi cambuk baginya untuk mejadi pribadi kuat dan pantang menyerah. Ya, bahkan Sobirin pernah menjadi kuli dan pekerja harian lepas semasa kecil hingga remaja. Semua itu justru menjadi modal hidup untuk hidup gemilang sebagaimana pencapaiannya saat ini.
Keluarganya yang sederhana, hanya mampu membiayai sekolah hingga tingkat SLTA, selebihnya adalah perjuangan tanpa lelah yang mengalir dalam pori-porinya.
Kini ia adalah seorang pegawai negeri sipil di Kab. Pangandaran, tapi semua itu tidak menjadikan ia pemalas atau berhenti berkarya. Disela kesibukannya sebagai PNS, dalam waktu luang, di luar jam kerja ia habiskan waktunya untuk menulis.
2015, Sobirin menerbitkan bukunya yang peetama dengan judul Kepemimpinan Kepala Sekolah Upaya Meningkatkan Kinerja Guru. Demikian tahun 2018 Sobirin meulis antologi puisi dengan judul buku Kututup Tirai.

0 komentar:
Posting Komentar