Senin, 22 Januari 2018

NAHDLATUN NISA ( Kebangkitan Perempuan )

          Nahdlatun Nisa berarti kebangkitan dari masa kemasa yang gerakannya menjadi pembaharu tanpa membongkar tradisi. kebangkitan merupakan mindset dari gaya hidup kekinian  zaman now  dimana gerakan gender awal mula diteriakan abad ke -18. perempuan Indonesia pada masa itu posisinya selalu ada dibawah laki-laki dalam mendapatkan hak berpendidikan, kesehatan bahkan ekonomi politik membuat perempuan Indonesia tergugah untuk menyuarakan haknya. pada masa itu perempuan harus berbakti kepada suami, tidak boleh melupakan kodratnya. kendala tidak boleh bekerja itu bukan halangan bahwa perempuan tidak bisa berkarir dan menyuarakan hak.

Kemudian bagaimana perempuan mengimbanginya ?
perempuan harus keluar dari zona nyamannya sehingga ketika melangkah ke jenjang berikutnya yang lebih tinggi tidak lagi ada pertanyaan "apakah aku mampu" tetapi "apakah aku mau", terus konsisten dalam mempertajam pengetahuan dengan membudayakan membaca, berdiskusi, dan menganalisa yang ada disekitar kita.
             
              Pada masa penjajahan, perlakuan ketidak adilan yang diterima perempuan Indonesia, khususnya dalam lingkup keluarga, ditulis dalam surat-surat Kartini dari tahun 1878 sampai 1904 yang dibukukan pada mermulaan abad ke -20 surat-surat kartini banyak berbicara tentang nilai-nilai tradisi yang cenderung membelenggu perempuan, tergantung pada laki-laki sehingga perempuan menjadi kaum yang tidak berdaya.

Strategi perjuangan yang dilakukan oleh kartini untuk mengatasi permasalahan yang dialami kaumnya adalah dengan melakukan pendekatan pendidikan. sehingga bukti adalah berdirinya Indischere Vereeninging yang selanjutnya bernama Perhimpunan Indonesia, didirikannya organisasi perempuan tahun 1912 oleh Poetry Mardika Atas bantuan Budi Utomo. sehingga pada masa selanjutnya muncul lah organisasi perempuan yang modern dengan program utamanya sangat bagus untuk memajukan perempuan dalam pendidikan dan menghilangkan perlakuan tidak adil terhadap kaum perempuan. disamping tujuan yang baik kita juga sebagai perempuan harus saling mengerti dari hati kehati sesama perempuan dan menghargai yang menjadi laki-laki maka tidak ada lagi diskriminasi maupun ketidakadilan terhadap perempuan.

Dan menegaskan bahwa bukan saja kaum laki-laki yang bisa mendapatkan pendidikan kaum perempuan pun wajib mendapatkan pendidikan yang baik apalagi di zaman sekarang yang sudah sangat Modern.

Perempuan harus berani tampil di muka umum..

0 komentar:

Posting Komentar