Riuh tepuk
tangan bergemuruh di Aula STIT NU Al Farabi Pangandaran saat Dr. H. Badrudin,
M. Ag. Menjelaskan tentang kurikulum Manajemen Pendidikan Islam berbasis KKNI
dengan penuh canda tawa. Materi kurikulum Manajemen Pendidikan Islam disampaikan
dengan renyah, gayung bersambut, mahasiswa tertawa, yakin sudah bahwa kuliah di
Jurusan Manajemen Pendidikan Islam adalah pilihan tepat.
![]() |
| MoU STIT NU dengan UIN Gunung Djati |
Asep
Saepurohman, M. M. Selaku ketua STIT NU Al-Farabi Pangandaran membuka kegiatan
Review kurikulum manajemen pendidikan islam. Dalam sambutannya ia mengatakan, “Review
kurikulum manajemen pendidikan islam ini adalah lompatan STIT NU Al Farabi dalam
mewujudkan Visi STIT NU Al Farabi, melahirkan lulusan yang berdaya saing dan
kompeten pada bidang manajerial dan administrasi tahun 2022”.
Dalam pemaparan materi, Badrudin mengatakan "MPI ini harus mampu berada dalam peluang dan menciptakan peluang. Proses kreatif dan berpikir maju, membuka ruang kerjasama dan menjembatani kesenjangan masyarakat dengan membuka peluang-peluang usaha baru. Pangandaran sebagai daerah laut tentu mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan, mahasiswa dan perguruang tinggi harus responsif pada setiap keadaan atau bahkan dapat berpikir melintasi zaman, namanya juga manajer. Senada dengan perkataan Dr. Badrudin, Yanti Nurdiyanti sebagai Dosen STIT NU Al Farabi mengakatan“Mahasiswa
memiliki peran penting dalam pembinaan generasi bangsa, di tangan mahasiswa lah
kedepan Indonesia ini berada. Maka STIT NU Al-Farabi berperang penting dalam
peningkatan sumber daya manusia di Kab. Pangandaran khususnya. Kita siapkan
mahasiswa yang kritis, mempunyai seni kepemimpinan dan tentu profesional dalam
manajemen dan admnistrasi”
![]() |
| MoU STIT NU dengan UIN Gunung Djati |
Diskusi masalah
ilmu pengetahuan, waktu 24 jam itu seakan kurang. Apalagi kegiatan ini hanya
dilaksanakan dari jam 08.00 sampai 17.00 WIB. Kini tanggal 03 oktober 2018
menjadi angka cantik bagi mahasiswa, “MPI dan STIT NU Al Farabi Pangandaran
adalah kebanggaan bagi saya karena didirikan dan dikelola oleh putra daerah. Tentu
ini adalah motivasi bagi saya untuk menjadi pribadi yang unggul” ujar Miftah
Ages dalam statemen disela-sela menanyakan tentang ke-MPI-an.
Selain me-review
kurikulum MPI STIT NU Al-Farabi, kini STIT NU Al Farabi Pangandaran menggelar
MoU dengan UIN Sunan Gunung Djati mengenai Pengembangan Tri Dharma Perguruan
Tinggi yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Peneltian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat yang ditandangani masing-masing oleh Kaprodi MPI STIT NU Al Farabi
Yayat Hidayat, M. Pd. I., Kaprodi MPI FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H.
Badrudin, M. Ag., Ketua STIT NU Al Farabi Drs. Asep Saepurohman, M. M. dan dekan
FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. Tedi Priatun, M. Ag.
![]() |
| Review Kurikulum STIT NU Al Farabi Pangandaran |
Penanda tanganan
MoU dilakukan di Aula STIT NU Al Farabi. Dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan
tamu undangan. Kini, mahasiswa dan steakholder memahami tujuan dan prospek
lulusan STIT NU Al Farabi. Mereka juga yakin, bahwa STIT NU Al Farabi prodi MPI
akan mampu melahirkan lulusan yang unggul dan profesional dibidangnya. Hal ini
senada dengan ungkapan Prasetya salah satu pengelola sekolah di Kab.
Pangadaran, “STIT NU Al Farabi telah membuktikan keberadaannya dan saya telah
mengakui profesionalisme mahasiswanya di sekolah yang pernah dijadikan tempat
pengabdian masyarakat.



0 komentar:
Posting Komentar